Kamis, 12 Januari 2012

PERSATUAN MEMBAWA KEMENANGAN (versi bhs. Jawa Indonesia)

Zaman sik gak enak,di desa nan jauh di mato terdapat sebuah cerita kepahlawanan mereka adalah pahlawan ,Jajang,bendot dan maman, awalnya mereka adalah preman2 yang sering menjaili penduduk sekitar.
Namun ketika sahabat mereka yang bernama didin ditembak mati 3 bulan yang lalu oleh Belanda,karena melindungi tanah miliknya yang akan dijadikan benteng pertahanan Belanda..3 sekawan itupun merasa berang oleh kelakuan Belanda yang sering menggangu dan menjarah tanah warga dengan paksa.Dan hasrat mereka untuk membela waraga semakin menggebu-gebu.
Mereka melakukan perlawanan terhadap Belanda yang akan menyerang rakyat dengan senjata seadanya.Belanda pun akhirnya mundur sementara.
Tapi Belanda tidak tinggal diam dengan kekalahan mereka,diam-diam mereka merencanakan rencana untuk menaklukan rakyat dan menangkap 3 sekawan tersebut karena mereka dendam terhadap 3 sekawan tersebut.Rencana yang pertama adalah mereka mencari tahu apa saja kelemahan para 3 sekawan tersebut agar dapat dihancurkan dengan mudah sehingga jika mereka sudah bisa ditaklukan maka tanah rakyat pun dengan gampang diambil oleh Belanda.
Sementara Belanda sedang pusing memikirkan strategi,rakyat melakukan aktivitas sesuai dengan rutinitas masing-masing, tak terkecuali 3 sekawan tersebut yang ternyata sedang jatuh cinta dengan 3 gadis di desa mereka.Mereka melakukan cara apapun agar mendapatkan cinta pujaan hatinya tersebut.
Setelah melakukan berbagai usaha..hanya bendot yang mampu mendapatkan kekasih
Belanda yang mendengar kabar itu,mereka segera melakukan rencana penculikan kepada gadis2 tersebut.tetapi hanya juminem,pujaan hati si bendot yang tertangkap.
Bendot berang ,dan ingin segera mendatangi belanda,tetapi segera dicegah oleh kedua sahabatnya,
Mereka menyarankan untuk mengatur strategi terlebih dahulu, yaitu dengan menarik massa sebanyak-banyaknya untuk menyerang benteng Belanda sehingga penjagaan terhadap juminem menjadi lemah dan itu memberikan peluang terhadap bendot untuk menyelamatkan juminem.Setelah menyelamatkan juminem bendot bergabung dengan ke 2 temannya untuk melakukan penyerangan terhadap Belanda.
Rencana tersebut dilaksanakan pada malam hari ketika penjagaan Belanda mulai lemah. Sesampai di depan benteng Belanda Jajang dan maman memimpin di bagian depan untuk menyerang. Belanda yang tidak menduga sama sekali terkejut dan panik. Aksi saling serang pun terjadi,di saat itulah Bendot melancarkan aksinya untuk menyelamatkan Juminem. Setelah terselamatkan, bendot mulai bergabung dengan 2 tmannya untuk memimpin aksi serang tersebut. Hanya 20 menit saja Belanda akhirnya menyerah dan memberikan kembali tanah rakyat yang telah mereka rampas.Dan belanda pergi dari daerah tersebut.
Akhirnya rakyat pun dapat hidup tentram,tenang dan damai tanpa ada gangguan dari Belanda.Dan rakyat sangat berterima kasih kepada 3 sekawan tersebut atas strategi mereka yang membuat Belanda mundur.
Di sebuah desa yang makmur, kaya raya, gemah ripah lohjinawi, toto tentrem titiraharjo sejahtera, iman dan cemerlang yang bernama “PRC”. Dengan hasil pertanian yang melimpah dan sumber daya yang penuh dengan kekayaan alam. Namun semua kejayaan itu sekejab hilang karena ulah kaki tangan Belanda. Mereka dengan paksa merampas dan melakukan kerja paksa oleh warga desa.
Lalu, siapa yang dapat menyelamatkan desa dari kecaman dan siksaan dari para Centeng Belanda?
Alkisah cerita dimulai dari tiga orang pemuda yang bernama Bendot, Jajang dan Maman. Mereka adalah pereman yang ada di desa “PRC”.
Tapi bagaimana seorang preman bisa menyelamatkan desa?
Kita mulai saja ceritanya dari sebuah ketenangan pasar yang di ricuhkan oleh calon penyelamat desa tentunya......
(Suasana :ditengah pasar tiga sekawan sedang mengganggu dan memalak pedagang.)
Bendot : “Wah, aku gak ada duit niew....”
Maman : “Ea njaluk mamak’e and babake to ea....”
Bendot : “Kono parani nang kuburan......
“Agi bersemayam dengan tenangnya....”
“Dibawah pangkkuan Allah SWT.
Maman : “Weitz.......”
“Mbok Bapak-mu nggolek pesugihan po?”
“Kok teturon nang kuburan. Dipangku meneh.”
Bendot : “Ealah...... pancen kowe le lair ra oleh kebagian jatah otak ea.”
Maman : “Pas ghek akeh acara e. Njub ra melu njumuk.”
: “Mung oleh turhan sithik.”
Bendot : “Gadhekno mikir’e eo mung sithik-sithik.”
: “Kurang sak ones we...”
Maman : “sekilo otak saiki larang, ra kuat tuku. Sak ones kie ea mahal djew.”
Jajang : “Ezt lah, ayo Bendot....”
: “Melu aku ae. Malak nang pedagang kae.”
: “Pak Ribut.”
Bendot : “Oke cap-cus.”
“Dari pada ngurusi utek usus kui...”
Maman : “Aku ra diajak...?”
Bendot : “Njileh utek’e sapi ndisik wae kono...”
Maman : “Ea enteni ea.....”
Bendot : “Ayo jang, melu aku wae....”




****

Di pasar yang dimaksud Bendot....
Bendot :”heh pak ribut,,,ndi setoranne?”
Pak ribut :”wah ,wah,aku ra nde det’e..gelut wae po?
Bendot :”heh..nantang..?”
“Berisi Man...!!”
Maman :”siap...!!!!!”
“Opone to...???!!”
Jajang :”man..man...aku wae wes...!!!”
(Didin datang untuk melerai)
Didin :”oii...dot..man..jang..ojo...!!!”
“Sakkke pak ribut..kae lho meh nangis..gelem nukokke balon po..??”
Maman :”aku..dodol...aku dodol...!!!”
Jajang&bendot :”lha dodol opo to?”
Maman :”lha jare arep nukokke balon nggo pak ribut..”
(Jajang dan Bendot pegang kepala sambil geleng)
Didin :”wes,,seng penting ojo ngganggu pak ribut..”
“Mancing wae ..yo!!!”
(pada saat perjalanan,mereka dihadang oleh pasukan belanda)
Pasukan :”heh,minta uangnya...!!ini daerah kita..”
Maman :”lha dewe njaluk pak ribut rung dikei ok...njaluk..penak tenan.”
Bendot :”kowe mudeng to man,nek dewe mau malak pak ribut?”
Maman :”hah,,??mau ki malak to?”
“Tak kiro njaluk duwit “
Didin :”hah,,?daerah mu?ki kan lemah ku..!!!”
Pasukan :”i don’t care..weeK....!!”
Didin :”ora iso...(mau memukul)!!!”
(dooOOOrr,,,!!!bunyi suara tembakan)
Didin :”aaaaaaaaggghk,,,,!!(kesakitan dan sekarat)
Pasukan :”ayo..!!!siapa lagi yang berani...???”
Bendot&jajang :”din..!!din..!!kowe ra’ popo din?(cemas)
Maman :”ayo..ndang gowo nang dukun...!!!”
bendot :”grrrrr....awas we...!!!
Tak bales...”
(singkat cerita,didin tewas dan segera di kuburkan.waga yang mendengar cerita tersebut menjadi simpati kepada mereka bertiga.)
Jajang,bendot,dan maman berencana untuk melekukan peperangan dengan mengajak warga desa.
Bendot :”pak,bu??kita harus melakukan perlawanan ki!!”
Jajang :”iya!!tanah2 kita sudah diambil kompeni,tanpa ad yang berani melawan...
Dimana nyali kaliyan??...dari pihak kita sudah ada yang meninggal..yaitu sahabat kita didin”
Maman :”ho..o..!!”
Semuanya melihat maman
Bendot :”opo jal??”
Maman :”heheh..mbuh...emg ki geg opo tho?
Jajang&maman(menggeleng kepala lagi untuk maman)
Bendot :”piye,,pak,,bu...??kerso mboten?
Warga :”siiAp!!!pye taktik’e??
Maman :”op ngetik ho’o?
Jajan :”masya allah,,ket mau kowe ngomong ra’ pernah nyambung,,,!!”
Maman :”yo di sambungke to...!!”
(jajang,bendot,&warga menggelengkan kepala)
Bendo :”py jang taktik’e?”
Jajang :”sik penting ..kbeh warga dijak..enom,tua ,wedok ,lanang,nek kurang sik hermafrodit dijak sisan..trus gwa alat2 sik keno dinggo perang..koyo bambu runcing,arit,bendo,nek perlu panci mbe wajan digawa sisan yo ra popo...,sesuk dewe nyerang jam 12 bengi,...siap!!!!??”
Warga :”siap .. siap...!!”
Maman :”siap...suk aku meh gowo muntu karo cowek...!!!”
Jajang&Maman :”karepmu lah man..man...!!”
(keesokan malamnya ,,tepat pukul 12 malem,seluruh warga sudah berkumpul dibalai desa )
bendot :”ayo ................!!!est siap kabeh??!!”(berteriak untuk mengobarkan semangat warga)
Jajang :”ayo bersatu serang kompeni!!!”
Warga :”ayo....ayo....!!!”
(Warga dan tiga sekawan segera menuju benteng kompeni,ternyata disana sudah dihadang oleh pemimpin kompeni van nou,dan semua anak buahnya)
Van nou :”ada apa ini?”
Bendot :”kita mau mengusir kalian dari sini...!!!!”
van nou :”kita damai saja..kami akan kembalikan kalian punya tanah...”
Bendot :”ora iso,,,,,!!!SERANG!!!!!!!!!!!!!”
(singkat cerita kompeni berhasil dipukul mundur sampai keluar desa,keadaanpun menjadi stabil)
(dalam beberapa hari keadaan desa menjadi normal kembali)
Maman “wah sepi yo...?”
Jajang :”sepi py man??”
Maman :”kok ora ono acara perang2an neh koyo wingi?”
Jajang :”gundulmu man...wingi ki perang tenan ...”
Maman :”mosok tho??ngerti ngunu ak wingi wedi...”
Jajang :”duh biyung ...salah opo anakmu iki iso ketemu wong model ngene...”
(tiba-tiba bendot datang dengan menggandeng seorang gadis)
Bendot :”oi...!!!”
Maman :”weleh,nyulik ngendi kui..??
Bendot :”gundulmu,,!!!ki ta’ kenalke,juminem”
Ayu to??”
Juminem :”hallo...!!salam kenal yo..ki aku pacare mas bendot,nek iki koncoku tumini”
Tumini :”halo...!!mas2’e..
Maman :”hallo...”
Maman :”lho kok koyo pembantuku yo,jenenge...’’
Juminem&tumini:”wahk ngece i..”
Maman :”aku ki rak ngece..cman ngejek...”
tumini :”podo wae to mas...”
juminem :”mas bendot,konco mu siji kae kok rodok to?
bendot :”pancen..”
Juminem :”west tak duga mas..seko tampang2’e wes rak nggenah..”
Maman :”ee...wani ngece,,,”
tumini :”yo wani to...??mosok rak wani,,hahaha”
Maman :”wes lahk tak ngalah...”
Bendot :”kwe kok mudeng to nek karo cah wedok,,,??
Maman :”op?mubeng?
Bendot :”kae to..nek ro aku rak mdeng..”
Jajang :”est to,ra’ sah guyon wae,!!!
(disaat perbincangan tersebut,di tempat lain,kompeni mencari kelemahan ke3 sekawan tersebut)
Van nou :”bagaimana caranya,kita mengalahkan ke 3 skawan tersebut?
Van de plough :”iya,mereka adalah pemimpin warga-warga untuk menyerang benteng kita..”
(salah seorang pasukan datang melapor)
Pasukan :”lapor komandan ..saya mendapat inforamasi dari mata-mata kita,bahwa si bendot mempunyai seorang kekasih.”
Van de plough :”nah ,,, bagus...aku mendapat ide komandan,bagaimana kalo kita menculik dia?!,tentunya tiga sekawan itu pasti datang kesini.saat itulah kita culik dia”
Van nou :”ide bagus,segera laksanakan!!”
Van de plough :”siap komandan!”
(keesokan harinya,van de plough melancarkan rencananya..)
(saat itu juminem baru pulang dari pasar)
Juminem :”huh...mahal-mahal lombok sekarang,mendingan nanem sendiri besok...”

Juminem :”awwwww....tolong...tolong”(tiba-tiba pasukan kompeni menangkap juminem)
(saat itu maman,menyaksikan penculikan tersebut,tapi diam saja,ia lipa bahwa juminem tersebut adalah pacarnya si bendot,lalu maman menceritakan kejadian tersebut kpd bendot)
Maman :”ndot aku mau weruh cewek, diuber-uber cowok okeh,tspi aku isin meh ngilengke”
Bendot& jajang :”lha cewek’e sp to?”
Maman :”mbuh.mau kayane nggowo blanjan lombok,nganggo klambi(sesuai yg di pakai),wonge ki ayu,”
Bendot :”oalah maman..man..kui pacarku..mau esuk ngomong nek arep tuku lombo..ngantek sore iki drung bali...”
Maman :”lho...!!kwe est nduwe cewek to..??
ra’ knal2ke...!!”
Bendot :”ahk...mbuh...!!!!ayo parani si londo..!!!”
Jajang :”kosek,,dot..ojo kesusu...!!!nggawe rencana sik..”
Kemudian si bendot membunyikan kentonagan,tanda warga harus berkumpul,selah berkumpul jajang menceritakan masalah terseb ut,lalu mereka merencanakan penyerangan kompeni)
Jajang :”yo,wes ndot,mengko mbengi jam 12 aku karo maman mimpin benteng warga,menko kwe lewat mburi nyelamatke juminem”
Bendot :”yo,wes,sip...!!”
(singkat cerita,jajang,maman,dan warga siap menyerang benteng depan kompeni,kompeni yang secara mendadak kebingungan mencari senjata mereka.)
Jajang&maman:”serang..!!!habisi kompeni...!!!
Warga :”ayo...!!!”
(di waktu bersamaan si bendot menyelamatkan juminem yang sedang tidak dalam penjagaan,karena kompeni kalang kabut menjaga benteng pertahanan mereka)
Juminem :”mas bendot?kok iso tekan kene?”
Bendot :”wes mengko le crito,kwe rapopo?ayo ndang metu!,meh tak bakar markas iki..”
juminem :”makasih mas bendotku.”
Bendot :”ayo..!!!ndang metu..!!!”
(bendot segera membakar markas kompeni kemudian kembali membantu teman2nya menyerang kompeni )

0 komentar:

Posting Komentar

maaf kalu komentar sobat-sobat tidak dibalas dengan cepat. karena adminnya hanya saya yang tidak 24jam. Dan berkomentarlah yang sopan.
no spam, no rasist, no anarkis

StatCounter

View My Stats
Ping your blog, website, or RSS feed for Free
AutoBacklinkGratisMajlis Link OtomatisFree Smart Automatic BacklinkMalaysia Free Backlink Services FreewebsitepromotionLink Portal Teks TVjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service
.

  • .

Brows